Pages

Tuesday, 29 November 2011

Perkembangan Internet dan Blogger di Indonesia

Indonesia merupakan Negara yang memiliki banyak kekayaan yang tersembunyi yang masih belum terlihat dan tidak akan terlihat atau muncul bila tidak digali, seiring perkembangan teknologi yang tidak terbendung Indonesia juga tidak mau ketinggalan.
Bibit-bitit sumberdaya manusia yang berkualitas di Indonesia sebenarnya banyak sekali, hanya saja masih belum bias dimanfaatkan oleh pemerintah untuk dijadikan sebuah benteng mengikuti arus perkembangan jaman saat ini.
Di Indonesia internet berkembang sangat pesat sekali dan di tahun 2010 hingga 2011 ini Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat luar biasa sekali.
Dengan perkembangan ini maka hal positif untuk memajukan ekonomi di Indonesia juga sangat besar sekali kesempatannya dalam bersaing dengan Negara-negar lainnya yang sudah lebih sukses dulu dibidang internet dan teknologi.
Hal positif lainnya adalah akan adanya hubungan kerja sama antara pihak google dan Indonesia yang rencananya akan membuka kantor di Indonesia, bagi anda yang belum tahu google yaitu: Searching engine terbesar di dunia yang saat ini menjadi raja searching engine”mesin pencari di internet” paling banyak digunakan oleh banyak orang didunia sekitar 75% menggunakan google sedangkan yang lainnya disusul oleh yahoo, bing atau msn dll.
Selain itu perkembangan blogger di Indonesia juga sangat cepat sekali dihitung melai tahun 2007 hingga sekarang ini tahun 2011, walaupun saya tidak tahu jelas kapan blogger Indonesia mulai bermunculan karena saya mulai menjadi seorang blogger pertengahan tahun 2010 lalu, dan seiring berjalannya waktu saya lihat perkembangannya sangat cepat sekali dan membawa danpak yang baik.
Dengan perkembangan itulah maka google mulai melirik pasar di Indonesia untuk bekerja sama dan saling member keuntungan satu sama lainnya yang tentunya sangat senang sekali bagi saya jika google benar-benar ingin terjun di Indonesia.
Hampir disetiap desa saat ini sudah bias mengakses internet untuk mencari informasi dll. Dengan bergitu maka rakyat atau orang-orang khususnya yang dulunya jauh dari internet maka sekarang bias menggunakannya dan akan mendapatkan manfaatnya sebagai media informasi yang bagus.

Perkembangan Internet di Indonesia pada Tahun 2010

comScore telah merilis laporan lengkap mereka tentang keadaan Internet pada tahun 2010 di Asia Tenggara, termasuk di Indonesia. Di laporan tersebut terdapat poin-poin yang menarik tentang perkembangan Intenet di Indonesia, berikut adalah poin-poin tersebut:

Indonesia mengalami peningkatan pengguna Internet sebesar 32 % pada tahun 2010, paling tinggi perkembangannya di antara negara Asia Tenggara lainnya
Total pengguna Internet di Indonesia pada Desember 2010 adalah sebanyak 8,6 juta pengguna
Pengguna Internet di Indonesia kebanyakan adalah pengguna berumur 15-25 tahun (40% total pengguna Internet Indonesia)
Lama penggunaan Internet per pengguna di Indonesia adalah 14,8 jam, paling rendah di antara negara Asia Tenggara lainnya
Pengguna Internet laki-laki lebih lama online di Internet daripada perempuan di Indonesia (dengan perempuan menguasai 36% pasar Internet Indonesia)
Penetrasi jejaring sosial (terutama FaceBook) di Indonesia mencapai 90%
Indonesia adalah negara ke-8 tertinggi untuk penetrasi FaceBook di dunia
21% pengguna Internet di Indonesia mengakses website Twitter pada Januari 2011, menempati urutan ke-4 di dunia untuk penggunaan Twitter
Pengakses website yang menyajikan fitur sharing foto (terutama FaceBook) mencapai 90% di Indonesia
Penetrasi situs travel di Indonesia sebesar 22% di tahun 2010 (meningkat 42% dibanding tahun 2009)
Penetrasi situs ritel di Indonesia sebesar 50% di tahun 2010 (meningkat 20% dibanding tahun 2009)
Pengguna online banking di Indonesia meningkat 72% pada tahun 2010 (mencapai 749 ribu pengguna unik)
Online banking yang paling banyak diakses di Indonesia adalah: bankmandiri.co.id, bni.co.id, dan citigroup
Penetrasi situs multimedia di Indonesia mencapai 55%, menurun 1% dibanding tahun 2009
Penetrasi situs blog di Indonesia mencapai 68% pada tahun 2010, meningkat 8% dibanding tahun 2009 dan merupakan penetrasi paling besar di antar negara Asia Tenggara lainnya
Pangsa pasa Google search di Indonesia mencapai 85% dan rata-rata search per pengguna di Indonesia mencapai 91,4

Sejarah Internet di Indonesia

Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.
Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.
Tulisan-tulisan tentang keberadaan jaringan Internet di Indonesia dapat dilihat di beberapa artikel di media cetak seperti KOMPAS berjudul "Jaringan komputer biaya murah menggunakan radio" di bulan November 1990. Juga beberapa artikel pendek di Majlah Elektro Himpunan Mahasiswa Elektro ITB di tahun 1989.

Sejarah Internet

Pada awalnya Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang
bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 3 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.

Daftar kejadian penting

1957 Uni Sovyet (sekarang Rusia) meluncurkan wahana luar angkasa, Sputnik.

1958 Sebagai buntut dari "kekalahan" Amerika Serikat dalam meluncurkan wahana luar angkasa, dibentuklah sebuah badan di dalam Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Advanced Research Projects Agency (ARPA), yang bertujuan agar Amerika Serikat mampu meningkatkan ilmu pengetahuan dan teknologi negara tersebut. Salah satu sasarannya adalah teknologi komputer.

1962 J.C.R. Licklider menulis sebuah tulisan mengenai sebuah visi di mana komputer-komputer dapat saling dihubungkan antara satu dengan lainnya secara global agar setiap komputer tersebut mampu menawarkan akses terhadap program dan juga data. Di tahun ini juga RAND Corporation memulai riset terhadap ide ini (jaringan komputer terdistribusi), yang ditujukan untuk tujuan militer.

Awal 1960-an Teori mengenai packet-switching dapat diimplementasikan dalam dunia nyata.
Pertengahan 1960-an ARPA mengembangkan ARPANET untuk mempromosikan "Cooperative Networking of Time-sharing Computers", dengan hanya empat buah host komputer yang dapat dihubungkan hingga tahun 1969, yakni Stanford Research Institute, University of California, Los Angeles, University of California, Santa Barbara, dan University of Utah.

1965 Istilah "Hypertext" dikeluarkan oleh Ted Nelson.

1968 Jaringan Tymnet dibuat.

1971 Anggota jaringan ARPANET bertambah menjadi 23 buah node komputer, yang terdiri atas komputer-komputer untuk riset milik pemerintah Amerika Serikat dan universitas.

1972 Sebuah kelompok kerja yang disebut dengan International Network Working Group (INWG) dibuat untuk meningkatkan teknologi jaringan komputer dan juga membuat standar-standar untuk jaringan komputer, termasuk di antaranya adalah Internet. Pembicara pertama dari organisasi ini adalah Vint Cerf, yang kemudian disebut sebagai "Bapak Internet"

1972-1974 Beberapa layanan basis data komersial seperti Dialog, SDC Orbit, Lexis, The New York Times DataBank, dan lainnya, mendaftarkan dirinya ke ARPANET melalui jaringan dial-up.

1973 ARPANET ke luar Amerika Serikat: pada tahun ini, anggota ARPANET bertambah lagi dengan masuknya beberapa universitas di luar Amerika Serikat yakni University College of London dari Inggris dan Royal Radar Establishment di Norwegia.

1974 Vint Cerf dan Bob Kahn mempublikasikan spesifikasi detail protokol Transmission Control Protocol (TCP) dalam artikel "A Protocol for Packet Network Interconnection".

1974 Bolt, Beranet & Newman (BBN), perusahaan kontraktor untuk ARPANET, membuka sebuah versi komersial dari ARPANET yang mereka sebut sebagai Telenet, yang merupakan layanan paket data publik pertama.

1977 Sudah ada 111 buah komputer yang telah terhubung ke ARPANET.

1978 Protokol TCP dipecah menjadi dua bagian, yakni Transmission Control Protocol dan Internet Protocol (TCP/IP).

1979 Grup diskusi Usenet pertama dibuat oleh Tom Truscott, Jim Ellis dan Steve Bellovin, alumni dari Duke University dan University of North Carolina Amerika Serikat. Setelah itu, penggunaan Usenet pun meningkat secara drastis.
Di tahun ini pula, emoticon diusulkan oleh Kevin McKenzie.
Awal 1980-an Komputer pribadi (PC) mewabah, dan menjadi bagian dari banyak hidup manusia.
Tahun ini tercatat ARPANET telah memiliki anggota hingga 213 host yang terhubung.
Layanan BITNET (Because It's Time Network) dimulai, dengan menyediakan layanan e-mail, mailing list, dan juga File Transfer Protocol (FTP).
CSNET (Computer Science Network) pun dibangun pada tahun ini oleh para ilmuwan dan pakar pada bidang ilmu komputer dari Purdue University, University of Washington, RAND Corporation, dan BBN, dengan dukungan dari National Science Foundation (NSF). Jaringan ini menyediakan layanan e-mail dan beberapa layanan lainnya kepada para ilmuwan tersebut tanpa harus mengakses ARPANET.

1982 Istilah "Internet" pertama kali digunakan, dan TCP/IP diadopsi sebagai protokol universal untuk jaringan tersebut.
Name server mulai dikembangkan, sehingga mengizinkan para pengguna agar dapat terhubung kepada sebuah host tanpa harus mengetahui jalur pasti menuju host tersebut.
Tahun ini tercatat ada lebih dari 1000 buah host yang tergabung ke Internet.

Wednesday, 9 November 2011


SMA Negeri 8 atau biasa disebut SMAN DELTA adalah sekolah bertaraf internasional (RSBI) yang terletak di kota Tangerang.SMA Negeri 8 termasuk sekolah yang terbaik di Tangerang.Dengan ditetapkan sebagai sekolah RSBI, SMA Negeri 8 ini semakin meningkatkan kualitas pendidikannya dan prestasinya baik dibidang ilmu pengetahuan maupun prestasi lainnya. Selain itu, SMA Negeri 8 Tangerang dengan Kepala Sekolah Hikmat, SPd, MM yang berupaya meningkatkan kualitas pendidikannya dengan mendidik para siswa sehingga memiliki kompetensi dibidang ilmu pengetahuan yang dipelajarinya sehingga bisa mandiri, juga menanamkan keimanan dan ketaqwaan kepada para siswanya.

Visi SMA Negeri 8 adalah :
”Unggul dalam prestasi akademik dan non akademik yang berlandaskan Iman dan
Taqwa, dalam menghadapi Era Globalisasi”
Misi SMA Negeri 8 adalah :

1. Mewujudkan pendidikan yang dapat menghasilkan lulusan yang
beriman, bertaqwa, cerdas, terampil, kompetitif, dan
mampu menjawab tantangan global.

2.Mewujudkan kolaborasi kurikulum KTSP dengan

kurikulum dari negara – negara maju (OECD).

3.Mewujudkan pelaksanaan KBM bilingual dalam seluruh mata pelajaran.

4.Mewujudkan pembelajaran dan manajemen sekolah yang aktif,kreatif,
inovatif,efektif,dan menyenangkan dengan menggunakan ICT.

5.Mewujudkan pengembangan SDM tenaga pendidik yang berkualitas dan

bertaraf internasional, minimal S2 dan dapat berbahasa Inggris.

6.Terpenuhinya sarana dan prasarana sekolah yang bertaraf Internasional.

7.Pemerataan kesempatan bagi peserta didik berprestasi yang tidak mampu .

8.Meningkatkan peran serta tenaga pendidik dan peserta didik dalam

kompetisi akademik dan non akademik ditingkat Nasional dan Internasional.

SMA Negeri 8 akan selalu mencoba untuk menjadi sekolah yang terbaik, prestasi demi prestasi akan terus ditingkatkan dan SMA Negeri 8 akan selalu meningkatkan iman dan ketaqwaan siswa - siswi nya.